Just another WordPress.com weblog

Foto Bersama Keluarga Besar Nommensen Jambi

Penampilan Vocal Grup Siswa Kelas X Tahun 2010

Jambi , 4 Januari 2011. Perayaan Natal Keluarga Nommensen Jambi Tahun 2010 dilaksanakan pada Tanggal 17 Desember 2010 adalah merupakan sebuah acara yang selalu dilaksanakan setiap Tahunnya. Bertempat di Gereja HKBP Kota Baru Jambi pada Jam 14.00 WIB Seluruh siswa sudah siap untuk melaksanakan Perayaan Natal tersebut. Sungguh suatu hal yang fantastis mengingat mereka pagi harus bersekolah dan dilanjutkan dengan kegiatan perayaan Natal ini. Semangat mereka untuk menampilkan yang tebaik sungguh patut kita dukung bersama. Mulai dari penampilan liturgi pada Ibadah Natal , smpai dengan Vocal Grup, Koor, dan Vocal Solo sungguh suatu hal yang patutu di banggakan oleh kita semua. Semangat dan motivasi yang tinggi untuk menjadi yang terbaik itulah salah satu yang patut kita tanamkan buat anak – anak seusia mereka.

Selamat Natal 25 Desember 2010 dan Selamat Tahun Baru 1 Januari 2011 buat Seluruh Keluarga Besar Nommensen Jambi. ( manasye.red )

Iklan

Penampilan Siswa Nommensen pada Natal Oukumene 2010

Jambi, 4 Januari 2010. Natal adalah Peringatan Hari Lahir Tuhan Yesus Kristus yang Lahir untuk menebus dosa manusia. Semua umat Kristiani merayakan natal, seperti halnya umat Kristiani di Kota Jambi merayakan natal bersama dalam sebuah acara yang disebut Natal Oukumene.

Banyak kaum muda, orang tua, dan anak anak datang untuk mengikuti acara ini. Pelaksanaan yang diadakan di Stadion Tri Lomba Juang Koni Jambi pada sore hari Tanggal 28 Desember 2010 juga mnghadirkan Bapak Gubernur Jambi yang diWakilkan oleh Bapak Wakil Gubernur Jambi , Bapak Fachrori dan ibu beserta rombongan menambah hangatnya suasana perayaan natal pada saat itu.

Siswa Nommensen juga turut tampil pada perayaan natal dengan menampilkan drama natal yang membuat decak kagum semua yang menonton pada saat itu. bahkan ada penonton yang mengatakan “wahh..sekolah Nommensen sudah banyak berubah , tidak seperti yang dulu lagi”.  Sungguh sebuah kemajuan yang pesat bahwa siswa Nommensen dapat menampilkan penampilan terbaik mereka.

Sebelum penampilan dan pada saat latihan di Sekolah, siswa sangat bersemangat hal ini dapat saya lihat sendiri pada saat saya mengikuti latihan mereka di Sekolah pada sore hari.

Kiranya semangat siswa ini   merupakan nilai plus tersendiri bagi semua siswa untuk menumbuhkembangkan kemampuan yang ada pada diri mereka, agar kemampuan mereka dalam mendalami seni peran menjadi lebih terasah.

Selamat buat Siswa Nommensen yang telah menampilkan penampilan mereka pada Perayaan Natal Oukumene 2010. Tuhan memberkati kalian anak – anak ku. ( manasye.red )

Oleh : Neneng Hermawati

Menjadi bangsa yang maju tentu merupakan cita-cita yang ingin dicapai oleh setiap negara di dunia. Salah satu faktor yang mendukung bagi kemajuan adalah pendidikan. Begitu pentingnya pendidikan, sehingga suatu bangsa dapat diukur apakah bangsa itu maju atau mundur, sebab pendidikan merupakan proses mencetak generasi penerus bangsa. Apabila output dari proses pendidikan ini gagal maka sulit dibayangkan bagaimana dapat mencapai kemajuan. Bagi suatu bangsa yang ingin maju, pendidik harus dipandang sebagai sebuah kebutuhan sama halnya dengan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Seperti sandang, pangan, dan papan, Namun, sangat miris rasanya melihat kondisi pendidikan di Indonesia saat ini. Berbagai masalahpun timbul, mulai dari sarana yang tidak memadai, membengkaknya anak putus sekolah, kurikulum yang gonta-ganti, ketidakprofesionalan para pendidik, sampai kepribadian peserta didik yang jauh dari yang diharapkan.

Bila dilihat dari segi kualitas pendidikan kita, menurut penelitian Human Development Indeks (HDI) tahun 2004, Indonesia berada di urutan ke 111 dari 175 negara. Begitupun menurut majalah Asia Week yang melakukan penelitian terhadap Universitas terbaik di Asia, dalam majalah ini disebutkan bahwa tidak satupun Perguruan tinggi di Indonesia masuk dalam 20 terbaik. UI berada di peringkat 61 untuk kategori universitas multidisiplin, UGM diperingkat 68, UNDIP diperingkat 77, Unair diperingkat 75, sedangkan ITB diperingkat 21 untuk universitas sains dan teknologi, kalah dibandingkan universitas nasional sains dan teknologi Pakistan. Selain itu dilihat dari kepribadian perilaku pelajar kita, tidak sedikit dari mereka yang tawuran antar sekolah atau antar perguruan tinggi, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, ataupun perilaku mereka yang sudah tergolong dalam tindak kriminal. Seperti geng motor yang kebanyakan anggotanya masih berstatus pelajar.

Beginilah wajah buruk pendidikan kita, setidaknya bila kita cermati terdapat dua faktor  yang mempengaruhi gagalnya pendidikan yang berlaku di Indonesia. Pertama, paradigma pendidikan nasional. Kedua, mahalnya biaya pendidikan. Diakui atau tidak sistem pendidikan yang berlaku saat ini adalah sistem pendidikan yang memisahkan peranan agama dari kehidupan. Hal ini dapat terlihat antara lain pada UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 Bab ke VI tentang jalur jenjang dan jenis pendidikan bagian kesatu (umum) pasal 15 yang berbunyi “Jenis pendidikan mencakup pendidikan umum, kejuruan, akademik, profesi, advokasi, keagamaan, dan khusus. Adanya pembagian pendidikan umum dan keagamaan yang terdapat pada pasal tersebut memberikan gambaran bahwasanya pendidikan kita memang dikotomi. Pendikotomian pendidikan melalui kelembagaan dapat terlihat dari pendidikan agama terdapat pada madrasah-madrasah, institut agama, dan pesantren. Dan lembaga-lembaga tersebut dikelola oleh Departemen Agama. Sementara pendidikan umum melalui Sekolah Dasar, Sekolah Menengah, Kejuruan, serta Perguruan Tinggi dikelola oleh Departemen Pendidikan Nasional. Sistem pendidikan seperti ini tentu saja tidak akan melahirkan peserta didik ayang memiliki kemamapuan menjawab tantangan perkembangan melalui penguasaan sains dan teknologi sekaligus juga memiliki kepribadian berupa perilaku yang mulia. Padahal tujuan pendidikan nasional sendiri adalah untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Saat ini mungkin tidak sedikit dari output peserta didik kita yang berhasil menguasai sains dan teknologi melalui pendidikan umum, namun tidak sedikit diantara mereka yang kurang memiliki kepribadian yang mulia. Apalagi saat ini ukuran kelulusan peserta didik hanya dinilai dari Ujian Nasional (UN) saja, artinya para peserta didik hanya ditujukan untuk menguasai materi saja tanpa nilai spiritualnya. Disisi lain, mereka yang belajar di pendidikan agama memang menguasai ilmu agama dan secara relatif memiliki kepribadian baik, tapi tidak sedikit diantara mereka yang buta terhadap perkembangan sains dan teknologi. Akhirnya, sektor-sektor modern seperti perdagangan, industri, jasa dan lain-lain diisi oleh orang yang relatif awam terhadap agama.

Permasalahan mengenai biaya pendidikan pun ikut menambah buramnya kualitas pendidikan kita. Di zaman sekarang memang untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas baik harus menelan biaya yang tidak sedikit. Masyarakat yang kurang mampu menyekolahkan anaknya di sekolah yang kualitas pendidikannya bagus terpaksa hanya mendapatkan di sekolah yang terbatas sarana dan prasarananya. Di daerah-daerah banyak sekolah yang kurang berfungsi dengan baik, diantaranya kerusakan bangunan, sarana terbatas, namun dengan kondisi tersebut mereka tidak putus semangat untuk tetap terus belajar walaupun dengan fasilitas seadanya. Tidak dipungkiri bahwa tiap tahunnya, setiap jenjang pendidikan terus mengalami kenaikan biaya pendidikan, akibatnya banyak diantara mereka yang putus sekolah, atau bahkan tidak sekolah karena terhalang masalah biaya. Bagaimana mungkin tetap mencapai tujuan nasioanal yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa ?! Memperoleh pendidikan pun sulit untuk diperoleh !

Oleh karena itu, perlu adanya penyelesaian problem pendidikan secara mendasar yaitu dengan melakukan perbaikan secara menyeluruh mulai dari merubah paradigma pendidikan nasional yang memisahkan pendidikan umum dengan pendidikan agama, menjadikan peranan agama sebagai landasan dalam proses pendidikan. Pendidikan agama tidak hanya diberikan satu kali dalam seminggu tapi juga harus dijadikan dasar atau landasan bagi mata pelajaran lainnya, sehingga akan melahirkan peserta didik yang tidak hanya menguasai sains dan teknologi tapi juga memiliki akhlak yang baik. Selain itu juga untuk mengatasi komersialisasi pendidikan diperlukan peranan negara dalam hal ini pemerintah untuk melakukan upaya yang sistematis merubah paradigma pendidikan yang komersial dengan menyediakan sarana dan sarana pendidikan yang memadai, bermutu tinggi, dengan biaya yang dapat terjangkau oleh semua lapisan masyarakat tanpa ada perbedaan berdasarkan kualitas pendidikan ditentukan oleh berapa besar biaya pendididkan yang dikeluarkan. Peran serta pemerintah ini sebenarnya sebagai bagian dari pelayanan terhadap masyarakat dalam hal mencapai tujuan nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan demikian dari perubahan tersebut akan melahirkan peserta didik yang berkualitas sehingga mampu memegang peranannya sebagai generasi penerus bangsa yang akan membawa pada kemajuan.

KopiOnline (Jambi) – Keprihatinan akan dunia pendidikan di Sekolah SMP-SMA Nomensen Jambi, mengetuk hati nurani seorang Hamba Tuhan di Jambi untuk berbuat tindakan nyata bersama dengan Jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Jambi. Kepedulian HKBP terhadap sekolah Nomensen Jambi selama ini bagaikan pepatah “hidup segan, mati tak mau”.

Berangkat dari keprihatinan itu, Pdt. Bernard T.P Siagian, MTh (Melayanai di Resort HKBP Jambi) menulis tiga buku sekaligus yang berjudul “Komunitas Iman dan Ibadah”, “Ekklesiologi di Masyarakat Pluralis” dan “Aura Musik dan Tahta Sang Pencipta”.
Hasil sumbangan dari pencetakan 1000 eksamplar ketiga jenis buku itu akan disumbangkan untuk peningkatan kualitas pendidikan di Sekolah Nomensen Jambi yang selama ini masih terabaikan. Ditargetkan sekitar Rp 300 juta sumbangan dari dermawan serta undangan seluruhnya akan dimanfaatkan untuk Sekolah Nomensen Jambi.
Demikian dikatakan Pdt. Bernard T.P Siagian, MTh dalam wawancara khusus dengan BATAKPOS di Sekolah Nomensen, Selasa (9/11) malam. Menurutnya, peluncuran tiga judul buku itu sebagai rasa syukur di hari ulang tahun emas (12 Oktober 1960-12 Oktober 2010). “Maksud saya menulis buku ini, supaya membawa sekalian orang yang konsen kepada kehidupan gereja yang fokus bahwa gereja harus hidup di tengah masyarakat dan bangsa Indonesia. HKBP sebagai gereja yang besar harus menjadi pionir dan menunjukkan keteladanan untuk berbuat di tengah masyarakat dan konsep pembangunan Bangsa Indonesia,” katanya.
Keprihatinan Pdt. Bernard T.P Siagian, MTh selama ini, gereja khususnya HKBP kurang kepedulian terhadap Bangsa Indonesia. Tidak ada suara Kenabian yang disuarakan HKBP. “Saya juga ingin menggugah pemimpin Gereja, khususnya di HKBP untuk peduli dengan Bangsa Indonesia yang kini “kacau balau”. Sisi yang fokus saya dalam menulis buku ini, saya bergumul di HKBP, terutama di HKBP Jambi yang potensinya begitu besar, banyak jemaat yang kaya raya, tapi apa manfaatnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Disaat Pdt. Bernard T.P Siagian melihat kondisi Sekolah Nomensen yang “mati segan hidup tak mau” sepertinya ada kontra atau gep yang sangat luar biasa. Jadi Sekolah Nomensen harus diselamatkan dan harus dipedulikan oleh HKBP. “Saya sangat terenyuh melihat sekolah Nomensen Jambi. Saya melihat selama ini tidak ada kepedulian Pimpinan dan jemaat HKBP Jambi terhadap sekolah tersebut. Ini yang saya ingin gebrak, bahwa Gereja HKBP Jambi tidak boleh tutup mata terhadap pendidikan. Panggilan pendidikan yang harus dijalankan Gereja di tengah-tengah masyatakat,” katanya.
Menurut mantan Dosen FKIP Nomensen ini, sejak di Jambi, dirinya prihatin atas dunia pendidikan di sekolah Nomensen Jambi. Dengan rasa syukur, Tuhan berikan kesempatan kepada Pdt. Bernard T.P Siagian untuk menulis buku. Dari hasil sumbangan buku tersebut, dirinya berkomitmen untuk membenahi Sekolah Nomensen Jambi.
Setidaknya ada tiga prioritas untuk siswa di Sekolah Nomensen yakni Fasilitas Internet Gratis agar siswa lebih berkemampuan dalam informasi teknologi, Studio Musik dengan kelengkapan perangkat musik agar siswa dapat belajar musik. Kecerdasan musik sangat mengena kepada seluruh kecerdasan manusiawi, serta membangun kecerdasan intelektual dan spriritual. Kemudian fasilitas radio komunitas. Radio kumunitas tersebut akan melatih siswa untuk berinteraksi sosial dengan masyarakat luas.
Rencana program itu sangat perlu di Sekolah Nomensen HKBP. “Ketiga program itu akan menjadikan Sekolah Nomensen Jambi lebih berkualitas serta tidak dipandang sebelah mata. Pihak gereja HKBP Jambi harus mendukung hal itu demi majunya Sekolah Nomensen Jambi. Pihak sekolah dan Yayasan Nomensen Jambi juga akan mengefektifkan komunikasi dengan Pimpinan HKBP Jambi,” katanya. Menurut Pdt. Bernard T.P Siagian, Gereja HKBP Jambi harus disadarkan bahwa dunia pendidikan juga menjadi tanggungjawan HKBP Jambi.
Kepala Sekolah SMP Nomensen Jambi, P Lumbantoruan S.Pd didampingi Kepala Sekolah SMA Nomensen Jambi, P Pardosi SPd, MBA dan Ketua Yayasan Nomensen HKBP Jambi, Drs. Andipenta Purba M Hum, M Div mengatakan, perhatian HKBP Jambi masih dalam bentuk pelayanan acara kebaktian setiap hari Kamis dan dukungan dalam bentuk doa.
Sekolah berharap perlu peningkatan perhatian dalam bentuk dukungan dana. Karena pihaknya melihat potensi umat HKBP mampu untuk dukungan dana tersebut. Umat HKBP Jambi masih ada yang peduli untuk peningkatan kualitas layanan proses pembelajaran di SMP-SMA Nomensen Jambi. “Pimpinan HKBP Jambi tinggal membuka saluran yang resmi untuk Sekolah Nomensen Jambi. Dukungan dana sangat dibutuhkan untuk memperkuat komponen-komponen sekolah sebagai system dalam suatu struktur organisasi penyelenggara pendidikan seperti keberadaan guru tetap,” kata P Lumbantoruan yang kini tengah menyusun Thesis di MTP Unja ini.
Menurut P Pardosi SPd, siswa SMA berjumlah 90 siswa, kelas I 30 orang, kelas II 26 orang dan kelas III 34 orang. Sementara SMP kelas I 31 orang, kelas II 36 orang dan kelas III 28 orang. Sedangkan tenaga pengajar hanya ada dua guru PNS (tetap) dari 13 guru yang ada di Nomensen Jambi. Dua guru diantaranya agama Muslim dan siswanya juga ada yang muslim. Sekolah Nomensen Jambi sekolah yang terbuka untuk umum. Sekolah Nomensen juga banyak menorehkan prestasi di Jambi.
Menurut P Lumbantoruan S.Pd dan P Pardosi SPd, MBA, dengan peluncuran buku ucapan syukur Jubileum 50 Tahun Pdt. BTP Siagian MTh, kerinduan pihak sekolah mulai terjawab. Selaku keluarga besar SMP-SMA Nomensen Jambi mengucapkan selamat atas suksesnya peluncuran buku tersebut dan Pdt. BTP Siagian MTh dan tetap setia dalam pelayanan.
Sementara itu Ketua Yayasan Nomensen HKBP Jambi, Drs Andipenta Purba M Hum, M Div mengatakan, dengan kepengurusan yayasan yang baru, pihaknya akan mengintensifkan komunikasi dengan Parhalado HKBP Jambi serta Pimpinan HKBP Jambi. “Selama ini komunikasi antara pengelola yayasan dengan pihak Gereja HKBP Jambi terputus.
Sebelumnya pembentukan sekolah Nomensen Jambi adalah kesepakatan jemaat dan pimpinan HKBP Jambi. Saya selaku ketua yayasan yang baru akan melakukan perbaikan,” kata Dosen FKIP Universitas Jambi yang juga kandidat Doktor Ilmu Sosial ini.
Pihak pengelola yayasan akan menyakinkan Parhalado dan warga jemaat HKBP Jambi akan pentingnya dukungan terhadap keberadaan Sekolah Nomensen Jambi. Manajemen Sekolah Nomensen Jambi juga akan dibenahi sehingga dapat menjamin peningkatan dunia pendidikan.
Salah seorang pemerhati Sekolah Nomensen Jambi, Bp Samosir mengatakan, harus ada kerangka yang jelas antara pihak yayasan dengan gereja HKBP Jambi. “Harus ada hubungan yang jelas antara HKBP Jambi dengan Yayasan Nomensen HKBP Jambi. Sehingga kedepan tidak ada timbul masalah baru,” katanya. bam

sumber : http://www.koranpagionline.com

BERIKUT ADALAH DATA NISN ALUMNI SMA NOMMENSEN TAHUN 2007-2008  :

No. NISN Nama Kelamin Tingkat Selanjutnya Ket
1 9893079095 AFRIANI SANTI ABADI SIMANJUNTAK Perempuan 13
2 9893079089 AGUNG MARDIANTO Laki-laki 13
3 9904238414 AGUS LEONARDO Laki-laki 13
4 9926396660 AGUS PANGGABEAN Laki-laki 13
5 9893079106 AIDIN ARIUS Laki-laki 13
6 9915076774 ALEXANDER. A Laki-laki 13
7 9904238419 ALFON HALOMOAN Laki-laki 13
8 9893079115 ALWIN RAWI Laki-laki 13
9 9915076784 AMBERTO HUTAHAEAN Laki-laki 13
10 9881233105 ANDERSON KABAN Laki-laki 13
11 9915076795 ANDIKA ANGGARA Laki-laki 13
12 9893079085 ANDIKA JOSUA Laki-laki 13
13 9915076831 ANDRI CHRISTIAN Laki-laki 13
14 9904238384 ANNA MARIA .W Perempuan 13
15 9893079110 ANNA THERESIA Perempuan 13
16 9926396649 APRIL DIANTINA Perempuan 13
17 9893079109 ARISTON SEPTIAN Laki-laki 13
18 9881233112 ASNIMITA Perempuan 13
19 9893079086 ASTRA PARSAORAN Laki-laki 13
20 9893079099 ASYER WITA Perempuan 13
21 9904238380 AYU MANITA Perempuan 13
22 9904238439 AYU MASRIFA Perempuan 13
23 9915076796 BERNARD SINAGA Laki-laki 13
24 9904238390 BINA SURYANI Perempuan 13
25 9893079091 BUDI AMIKO Laki-laki 13
26 9893079111 CANDRA GUSNANDO Laki-laki 13
27 9904238438 CHRISTIN SULASTRI Perempuan 13
28 9915076824 CICI SEPTIANI Perempuan 13
29 9904238437 CORRY SORMIN Perempuan 13
30 9915076785 DARMAWATI Perempuan 13
31 9915076805 DAVID HASANATAN Laki-laki 13
32 9881233109 DAVID TOBING Laki-laki 13
33 9904238416 DEDI ANTON Laki-laki 13
34 9915076786 DELFRITA SITOMPUL Perempuan 13
35 9915076781 DESI RATNASARI Perempuan 13
36 9893079114 DESIMA NAINGGOLAN Perempuan 13
37 9915076808 DEVIANA TAMPUBOLON Perempuan 13
38 9904238415 DHITA PUTRI. S Perempuan 13
39 9915076828 DIAN SAPUTRA Laki-laki 13
40 9904238407 DIANNE RONA ULI Perempuan 13
41 9915076768 DINA MARIANI Perempuan 13
42 9904238411 DWI AGUSTIN Perempuan 13
43 9893079100 EKA FRISDA YUNITA Perempuan 13
44 9893079104 ELFIANI SARAGIH Perempuan 13
45 9881233111 ELIMELEK SITOMPUL Laki-laki 13
46 9915076818 ELIZAR PARLIN Laki-laki 13
47 9904238395 ELYANA SIHITE Perempuan 13
48 9915076807 ERIANTI SILITONGA Perempuan 13
49 9893079113 ERIANTO SIMANJUNTAK Laki-laki 13
50 9915076778 ERIC PAHOTMA Laki-laki 13

Berikut adalah data NISN Alumni Siswa SMA Nommensen ( Lanjutan – 2 )  :

No. NISN Nama Kelamin Tingkat Selanjutnya Status Sekolah
1 9926396667 ANNA NATALIA Perempuan 13 Belum dapat Sekolah
2 9926396650 APRIYANTO SINAGA Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
3 9904238412 ARON SIHOMBING Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
4 9926396664 BERRIMAN GIRSANG Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
5 9926396644 BOBBI JOHANES Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
6 9904238397 BONA UTAMA Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
7 9926396658 CHRISTIEN A. THENU Perempuan 13 Belum dapat Sekolah
8 9915076809 CICI MARIA Perempuan 13 Belum dapat Sekolah
9 9915076833 DEDY ARITONANG Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
10 9936795228 DERY ANTONIO Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
11 9915076819 DEWI HERMIANA Perempuan 13 Belum dapat Sekolah
12 9926396645 DONI SAPUTRA.P Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
13 9915076783 EKA HARIYANI. N Perempuan 13 Belum dapat Sekolah
14 9915076767 ELISABETH D.THENU Perempuan 13 Belum dapat Sekolah
15 9904238389 ERNAWATI MANULANG Perempuan 13 Belum dapat Sekolah
16 9926396665 ERVINAWATI HARAHAP Perempuan 13 Belum dapat Sekolah
17 9915076793 FIRDAUS. S Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
18 9928338421 HAPRIANSYAH HADI S. Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
19 9926396656 HARI FERNANDO Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
20 9926396662 INDRA GUNAWAN Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
21 9915076772 INTAN Perempuan 13 Belum dapat Sekolah
22 9904238410 JHON SIHAR Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
23 9915076815 JHONATAN .H Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
24 9926396657 JUWITA HOTMAIDA.S Perempuan 13 Belum dapat Sekolah
25 9926396651 LASMARIAWATI Perempuan 13 Belum dapat Sekolah
26 9915076816 LENIKA SIREGAR Perempuan 13 Belum dapat Sekolah
27 9926396653 MANAEK RAJAGUKGUK Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
28 9915076782 MARIANCE .S Perempuan 13 Belum dapat Sekolah
29 9915076775 MARIANI BR.SEMBIRING Perempuan 13 Belum dapat Sekolah
30 9926396642 MUHAMMAD NURDIN Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
31 9915076798 RUDOL SITOHANG Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
32 9926396661 SAHAT PARDOMUAN Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
33 9916971088 SANRO SIHOMBING Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
34 9915076794 SARAH DEWI .P Perempuan 13 Belum dapat Sekolah
35 9926396663 SEPTILYA SITOHANG Perempuan 13 Belum dapat Sekolah
36 9936795227 STHEPANI PUTRI Perempuan 13 Belum dapat Sekolah
37 9915076820 SUNTINI RAHAYU Perempuan 13 Belum dapat Sekolah
38 9926396646 SYLVESTER SARAGIH Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
39 9915076812 TANGKAS SILITONGA Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
40 9915076810 WABDI SILALAHI Laki-laki 13 Belum dapat Sekolah
41 9926396655 YUNITA IDA SARI Perempuan 13 Belum dapat Sekolah
No. NISN Nama Kelamin Tingkat
1 9947758837 YULIO SITANGGANG Laki-laki 11
2 9932558118 JOSIA SIMANJUNTAK Laki-laki 12
3 9937815148 MAYER RIZKI HUTAGALUNG Laki-laki 12
4 9938433850 SINTONG RUDI PARNINGOTAN Laki-laki 12
5 9936493169 STEFANUS Laki-laki 12

Awan Tag